Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kerja Keras Mahasiswi UGM, Putri Penjual Mie Ayam

Kerja Keras Mahasiswi UGM, Putri Penjual Mie Ayam
Bagas Wahyu Setiyaningsih tetap semangat menjalani kuliah di UGM meski dalam keterbatasan ekonomi. (Foto: dok. UGM)
A
A
A

“Sama-sama memilih perawat sebelum ada pengumuman dari UGM,” kata gadis kelahiran 14 Agustus 1997 ini.

Berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi seadanya, Bagas tidak merasa minder meskipun ayahnya, Rahmanto adalah penjual mi ayam di pasar. Sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga. Penghasilan keluarga ini per bulan sekira Rp1 juta.

Menurut Suprapti, ayah Bagas, dia sebenarnya sering sakit-sakitan dan pernah masuk rumah sakit karena menderita maag kronis. Jika Rahmanto tidak bekerja menjual mi ayam, Bagas pun ikut membantu berjualan.

“Sakit maag bahkan sampai keluar darah. Kalau enggak jualan ya enggak dapat pemasukan, Mas,” tutur Suprapti.

Kini, setelah Bagas diterima di UGM melalui Bidikmisi, keluarga berharap nantinya dia bisa mendapatkan pekerjaan yang layak dan bisa meringankan beban orangtua.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Halaman:
Lihat Semua
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement