"Kalau masalah kelulusan, karena yang menentukan sekolah, ya Insya Allah enggak masalah. Nanti justru bukan lulusnya tapi kelanjutannya, itu yang lebih penting," imbuhnya.
Sebagai langkah terakhir mempersiapkan siswa menghadapi ujian nasional, SMAN 1 Purwokerto pun menggelar pembekalan dan doa bersama. Suasana haru begitu terasa hingga banyak siswa meneteskan air mata saat berdoa dan meminta restu dari para guru.
Salah seorang siswa kelas XII IPA-5, Mutiara mengaku berusaha untuk siap dan tetap semangat dalam menghadapi UN. "Cuma masih ada ketakutan dan keraguan karena waktu tiga tahun (lama bersekolah-red.) ditentukan dalam tiga hari. Takutnya kurang maksimal apalagi teman-teman banyak yang sakit, semoga lancar semuanya," tutur Mutiara.
(Rifa Nadia Nurfuadah)