JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Ayub Manuel meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat menunda pengurangan subsidi terhadap harga bahan bakar minyak (BBM) hingga awal 2015.
"Pemerintah harus mempersiapkan perangkat peralihan subsidi kepada masyarakat berjalan mulus sebelum mencabut subsidi BBM," ujar Ayub, seperti keterangan tertulis yang diterima Okezone, Sabtu (22/11/2014).
Ia mengatakan, tanpa persiapan yang matang proses peralihan subsidi dikhawatirkan dapat membuat pencabutan subsidi membuat daya beli masyarakat menurun.
"Dampak inflasi pencabutan subsidi BBM tentu dirasakan masyarakat ekonomi rendah," ucapnya.