Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harry Purnomo Ngambek Disentil Mahasiswa Unas

Raiza Andini , Jurnalis-Kamis, 20 November 2014 |18:31 WIB
Harry Purnomo <i>Ngambek</i> Disentil Mahasiswa Unas
Ilustrasi: antrean pengendara motor di SPBU mengular usai pengumuman kenaikan harga BBM. (Foto: dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Diskusi kenaikan harga BBM yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Administrasi Negara (Himajan) Universitas Nasional (Unas) berlangsung memanas lantaran beberapa pertanyaan mahasiswa seperti tidak menghargai ketiga narasumber. Harry Purnomo tampak tidak senang dengan pertanyaan-pertanyaan mahasiswa yang bernada sarkastik dan menyudutkan anggota dewan.

Mendapatkan pertanyaan soal kebodohan anggota dewan, Harry Purnomo terlihat marah. Dia membenarkan pernyataan para mahasiswa bahwa anggota DPR memang bodoh.

"Anggota DPR memang bukan orang pintar. Kalau ada anggapan tentang kami bahwa kami orang pintar, itu keliru," ujar Harry di ruang serbaguna Unas, Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (20/11/2014).

Dia mengimbau kepada mahasiswa yang hadir agar tidak serius menanggapi para anggota dewan. Bahkan, politisi Partai Gerindra itu mengatakan bahwa anggota dewan semuanya tidak memiliki kualifikasi tingkat tinggi untuk menjadi seorang perwakilan rakyat.

"Jangan ada anggapan kami orang super. Tidak. Kami dipilih oleh masyarakat . Banyak kok orang-orang yang ecek-ecek di DPR," imbuhnya sangar.

Harry justru menyalahkan masyarakat karena telah memilih anggota dewan yang tidak memiliki standarisasi sebagai perwakilan rakyat. "Kami memang bodoh. Tapi dia terpilih, tentu yang salah adalah yang memilih. Jangan salah paham dengan kami," imbuhnya.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement