"Ini menunjukkan bahwa kenaikan harga BBM akan menyengsarakan rakyat. Belum lagi harga-harga kebutuhan pokok dipastikan juga akan melonjak seiring naiknya harga BBM," imbuhnya.
Di sisi lain, banyak pengamat menilai, kebijakan ini sarat kepentingan bisnis. Ditengarai, banyak perusahaan asing ingin menguasai bisnis energi di sektor hilir dengan pembangunan SPBU.
Andriyana menegaskan, hal ini kontradiktif dengan konsep ekonomi kerakyatan yang sering digaungkan pemerintahan Jokowi-JK. "Selain itu, penguasaan perusahaan asing di Indonesia juga akan mengebiri pendapatan rakyat dan perusahaan milik negara," imbuhnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik