Viral Guru SD di Bali Koreksi Lembar Jawaban Ujian Siswa dengan Doodle Lucu

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Sabtu 20 Juni 2026 17:28 WIB
Viral Guru SD di Bali Koreksi Lembar Jawaban Ujian Siswa dengan Doodle Lucu (Foto: Instagram)
Share :

JAKARTA - Cara unik seorang guru sekolah dasar di Bali dalam mengoreksi hasil ujian siswanya tengah menjadi perbincangan di media sosial. Alih-alih hanya memberi nilai atau tanda koreksi biasa, guru tersebut menambahkan doodle lucu lengkap dengan pesan jenaka yang berhasil mencuri perhatian warganet.

Guru bernama Putu Putri Adelia Savitri itu membagikan sejumlah lembar jawaban siswa yang telah ia koreksi melalui media sosial. Dalam unggahannya, terlihat berbagai ilustrasi sederhana dengan ekspresi lucu yang disesuaikan dengan hasil pekerjaan para murid.

Guru yang mengajar Bahasa Bali tersebut memperlihatkan hasil koreksi siswa dari berbagai tingkat kelas, mulai kelas 3 hingga kelas 6 SD.

Salah satu lembar jawaban yang menarik perhatian adalah milik siswa yang memperoleh nilai 18. Pada lembar tersebut, sang guru menggambar karakter dengan ekspresi kebingungan dan menuliskan kalimat bernada humor yang membuat banyak orang tersenyum.

Tidak hanya itu, siswa lain yang mendapatkan nilai 15 juga menerima doodle serupa dengan karakter yang tampak heran dan dipenuhi tanda tanya. Cara ini dinilai membuat siswa lebih mudah menerima evaluasi tanpa merasa dipermalukan.

Pendekatan yang Kreatif

Metode yang digunakan Putri dianggap sebagai pendekatan kreatif dalam memberikan umpan balik kepada anak-anak. Alih-alih memarahi siswa karena nilai rendah, ia memilih menyampaikan pesan dengan cara yang lebih ringan dan menyenangkan.

Menariknya, perhatian tidak hanya diberikan kepada siswa yang memperoleh nilai rendah. Murid yang mendapatkan nilai 60 juga mendapat ilustrasi khusus berupa karakter yang tampak percaya diri disertai pesan penyemangat.

Melalui catatan tersebut, sang guru ingin menunjukkan bahwa usaha dan sikap positif di sekolah juga layak diapresiasi, meskipun hasil akademik belum maksimal.

Pada lembar jawaban lain dengan nilai 62, Putri membuat dialog singkat antara guru dan murid dalam bentuk balon percakapan. Pesan yang disampaikan mengingatkan siswa agar tidak menjawab soal secara asal-asalan dan lebih teliti saat mengerjakan ujian.

Sementara itu, siswa yang berhasil meraih nilai sempurna 100 pun tidak luput dari perhatian. Meski memperoleh nilai tertinggi, murid tersebut ternyata lupa menuliskan identitasnya pada lembar jawaban.

Kesalahan kecil itu kemudian direspons dengan doodle lucu bergambar dua karakter yang tampak bingung dan kesal. Cara tersebut menjadi pengingat yang menghibur sekaligus mudah diingat oleh siswa.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya