MNC University dan Universitas Bina Darma Berkolaborasi Gelar Seminar Hybrid Komunikasi Antarbudaya Internasional

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Senin 08 Juni 2026 13:37 WIB
MNC University dan Universitas Bina Darma Berkolaborasi Gelar Seminar Hybrid Komunikasi Antarbudaya Internasional (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTAMNC University bekerja sama dengan Universitas Bina Darma (UBD) Palembang serta Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia menggelar Seminar Hybrid Kolaborasi Komunikasi Antarbudaya Internasional. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Kasuari Lantai 3 MNC University, Kedoya, dan melalui platform Zoom Meeting, dengan total peserta 101 orang yang terdiri dari 70 peserta offline dan 31 peserta online.

Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai komunikasi antarbudaya di era globalisasi, mendorong pemanfaatan teknologi dan media digital untuk membangun komunikasi lintas budaya yang efektif, serta mengembangkan kompetensi dalam menghadapi tantangan di lingkungan multikultural. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wahana perluasan relasi dan kerja sama akademik guna mendukung keberlanjutan masyarakat global.

Acara dibuka secara hybrid pada pukul 08.15 WIB oleh MC, diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Lagu Kebangsaan Malaysia sebagai simbol penghormatan terhadap kedua negara yang berkolaborasi. Rangkaian sambutan disampaikan oleh Dekan MNC University (Dr. Iwan Gunawan, S.Sn, M.Si), Dekan Fakultas Sosial Humaniora Universitas Bina Darma (Nuzsep Almigo, S.Psi., M.Si., Ph.D.), serta Ketua Pelaksana dari kedua kampus, Gian Shadiq Ardiza (MNC University) dan Sesil Sapira (Universitas Bina Darma). Dalam sambutannya, panitia juga menayangkan video profil kolaborasi kedua kampus.

Acara inti menghadirkan tiga keynote speaker yang memaparkan materi secara bergantian, yaitu Chelsea Grasceon Natalia (MNC University), Ayu Indah Permata (Universitas Bina Darma), dan Nursafika Binti Amat (UPSI Malaysia). Setiap sesi diselingi penayangan video profil untuk memperkaya pemahaman peserta. Setelah sesi keynote, kegiatan dilanjutkan dengan breakout room Zoom selama 60 menit. Dalam sesi ini, peserta dari masing-masing universitas mendiskusikan secara mendalam empat fokus bahasan: (1) Dinamika Komunikasi Antarbudaya di Era Globalisasi, (2) Sosial Komunikasi Antarbudaya dalam Mendukung Keberlanjutan, (3) Pengaruh Teknologi dan Media Digital, serta (4) Strategi Membangun Kompetensi Antarbudaya.

Webinar ditutup pada pukul 11.00 WIB dengan kesan antusias dari peserta yang mengaku mendapatkan perspektif baru tentang bagaimana komunikasi antarbudaya menjadi kunci utama dalam masyarakat global yang berkelanjutan.

Salah satu keynote speaker, Chelsea Grasceon Natalia dari MNC University, menyampaikan, “Di era digital ini, tantangan terbesar komunikasi antarbudaya bukan lagi pada jarak geografis, tetapi pada pemahaman konteks dan empati digital. Kita perlu membangun jembatan, bukan batasan.”

Senada dengan itu, Ayu Indah Permata dari Universitas Bina Darma menambahkan, “Keberlanjutan tidak hanya soal lingkungan, tetapi juga soal bagaimana kita menjaga hubungan antarmanusia dari latar belakang budaya yang berbeda. Komunikasi antarbudaya adalah fondasinya.”

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya