Ia kemudian melanjutkan studi magister di Rheinische Friedrich-Wilhelms-Universität Bonn pada 1997 dengan fokus Entomologi Terapan. Pendidikan doktoralnya ditempuh di Leibniz Universität Hannover pada 1999.
Setelah itu, Dadan kembali ke Indonesia dan meraih gelar doktor Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman dari IPB University pada 2000.
Sebelum diangkat menjadi Kepala BGN melalui Keputusan Presiden Nomor 94/P Tahun 2024, Dadan dikenal sebagai dosen pascasarjana di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian IPB. Ia aktif mengajar, melakukan penelitian, serta menerbitkan berbagai karya ilmiah.
Data Science and Technology Index (SINTA) mencatat bahwa hingga 2024 Dadan memiliki skor 643 dengan 13 publikasi yang telah disitasi. Rekam jejak akademiknya tersebut menjadi salah satu alasan yang mengantarkannya dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional sebelum akhirnya dicopot dari jabatannya pada 2026.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)