“Kami mohon maaf atas kelalaian dewan juri. Kami akan tindak lanjuti kejadian ini,” kata Akbar, Senin (11/5/2026).
Ia menambahkan, evaluasi penuh akan dilakukan terhadap pelaksanaan ajang tersebut, termasuk aspek teknis seperti tata suara dan mekanisme banding agar kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, peristiwa serupa juga disebut pernah terjadi pada tahun sebelumnya di provinsi lain.
“Saya melihat Lomba Cerdas Cermat ini perlu dievaluasi supaya lebih baik. Jangan ada lagi kejadian seperti ini,” ujarnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)