“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri menjadi kunci dalam menyiapkan SDM unggul yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktis dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.
Salah satu fokus utama kerja sama ini adalah penguatan sistem pendidikan vokasi melalui pendekatan dual system, yaitu kombinasi pembelajaran teori di kampus dan praktik langsung di industri. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan kesiapan kerja lulusan sekaligus menjawab kebutuhan industri secara lebih spesifik.
Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya transformasi komunikasi di era digital, di mana strategi PR tidak lagi bersifat satu arah, melainkan harus berbasis data, kolaboratif, serta mengedepankan pendekatan storytelling yang humanis dan relevan dengan audiens.
MNC University juga mendorong integrasi mahasiswa dalam ekosistem industri melalui program magang, riset terapan, serta pengabdian kepada masyarakat berbasis kebutuhan industri dan potensi daerah.
Kerja sama ini turut mencakup pengembangan kompetensi dosen dan instruktur, sertifikasi berbasis standar nasional melalui LSP dan BNSP, serta pemanfaatan media digital untuk memperkuat branding pendidikan vokasi.