JAKARTA - Ingin tahu perspektif konflik di Gaza dari kacamata pelajar? Sekumpulan siswa sekolah di SMA Benjamin Franklin, New Orleans, Amerika Serikat berkumpul untuk mendiskusikan konflik Israel-Palestina yang sedang memanas selama beberapa pekan.
Sekolah tersebut khususnya jurusan IPS akhirnya membuka suara mengenai konflik yang sedang terjadi saat ini setelah salah seorang wali murid menanyakan tanggapan sekolah atas konflik antara Israel dengan Palestina.
BACA JUGA:
Dikutip dari Education Week pada Senin (6/11/2023), para guru di SMA Benjamin Franklin akhirnya membuka diskusi antara murid dan beberapa guru IPS mengenai perang di Israel dan Palestina.
Diskusi tersebut juga ternyata melibatkan beberapa murid keturunan Palestina dan Yahudi. Beberapa murid yang hanya ingin tahu lebih banyak tentang konflik tersebut juga ikut dalam diskusi. Diskusi dibagi menjadi tujuh dalam satu kelompok. Ketujuh siswa tersebut duduk melingkar.
Diskusi dimulai dengan keempat guru memberikan ulasan singkat tentang sejarah Israel, Gaza, dan Tepi Barat, serta pendekatan-pendekatan berbeda, seperti solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung puluhan tahun di wilayah tersebut dan meredakan ketegangan antara Israel dan Palestina.
BACA JUGA:
“Saya pikir mereka senang memiliki tempat di mana Anda bisa menceritakan masa lalu tanpa memberi tahu mereka apa yang harus mereka pikirkan, karena banyak pemberitaan yang berisi 'mengapa Anda harus berpikir seperti itu,' dan 'mengapa hal ini harus terjadi,' tapi mereka hanya menginginkan pandangan yang lebih holistik,” kata Cait Rohn, guru di SMA tersebut.
Pada akhirnya, siswa didorong untuk berbagi perspektif mereka. Para pelajar yang merasa nyaman berbicara mengatakan bahwa mereka kecewa dengan tindakan para pemimpin di kedua pihak yang berkonflik tidak menemukan solusi yang baik untuk keduanya.
Di akhir diskusi, setiap siswa dapat berbagi pemikiran akhir jika mereka mau. Separuh dari anak-anak tersebut lulus, kata Rohn, namun mereka yang berbicara menyampaikan bahwa sesi tersebut tidak se-konfrontatif.