Merinding Lihat Semangat Anak-Anak Marjinal Belajar di Kolong Jembatan

Salsyabila Sukmaningrum, Jurnalis
Kamis 21 September 2023 10:27 WIB
Anak-anak marjinal semangat belajar di kolong jembatan Pluit (Foto: Salsyabila Sukmaningrum)
Share :


JAKARTA - Canda tawa puluhan anak-anak marjinal di bawah kolong jembatan Pluit, Jakarta Utara, terdengar sangat bahagia kala sedang belajar bersama. Matahari Sabtu pagi menyambut mereka datang ke bawah Jembatan 3 untuk berkumpul.

Inspiration Factory Foundation, harapan bagi anak-anak marjinal yang ingin menuntut ilmu ikut mendampingi mereka belajar. Komunitas yang hadir sejak sepuluh tahun lalu tersebut telah memberikan pendidikan non-formal ke ribuan anak-anak sekitar Jembatan 3.

‘Aku Punya Mimpi’ jelas slogan tersebut tertulis di baju berwarna kuning yang mereka pakai. Meski tinggal di dekat kolong jembatan, mimpi yang mereka miliki sangatlah tinggi. Setiap agenda belajar dimulai, antusias mereka begitu bersemangat.

Bersama dengan Inspiration Factory Foundation, McDonalds Indonesia turut bergabung dengan kegiatan belajar mereka Sabtu lalu, 18 September 2023. Belasan sukarelawan yang memakai baju biru bertuliskan ‘volunteer’ ikut mendampingi anak-anak belajar di bawah kolong jembatan.

Hendry, salah seorang pegawai yang menjadi sukarelawan sangat senang dapat bergabung ke dalam salah satu agenda ‘Community Month’ yang ada di tempat ia bekerja. Dapat menemui dan belajar dengan anak-anak menjadi salah satu kesenangan batin dirinya.

Dengan wajah yang bahagia dan berseri, ia bercerita tentang kisahnya menjadi pengajar hari itu. Kesempatan yang datang tersebut menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu olehnya. Tak menunggu lama, ia langsung mendaftar untuk bisa ikut mengajar dengan sukarelawan lain.

"Merinding," kata Hendry saat Okezone melihat langsung keseruan di sana, dikutip Kamis (21/9/2023).

Bisa melihat ekspresi dan berkomunikasi langsung dengan anak-anak harapan bangsa tersebut adalah momen yang luar biasa baginya. Pendidikan non formal yang digalakkan dalam kegiatan kemarin menjadi salah satu kiat untuk memberikan kemampuan lain yang ada pada anak-anak. Dengan belajar mengeluarkan pendapat, ide, serta gagasan, anak-anak marjinal yang ikut belajar bersama tidak merasa terbebani sama sekali.

Kegiatan belajar mengajar juga dibawa dengan ceria, dilapisi dengan beberapa games untuk selingan di sela-sela kegiatan. Ada upacara bendera juga agar anak-anak tidak melupakan rasa cinta tanah air mereka. Pengajaran dilakukan berkelompok membentuk lingkaran di masing-masing kelompok. Ini bertujuan agar anak-anak mampu berkomunikasi secara lebih dekat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya