Sekretaris Jenderal, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Suharti, mengapresiasi dan mengungkapkan rasa bangga atas raihan yang diperoleh para atlet-mahasiswa kontingen Indonesia. Suharti mengatakan, raihan ini menjadi pencapaian prestasi terbaik Indonesia.
“Terima kasih untuk mahasiswa yang sudah mengharumkan nama bangsa Indonesia dengan prestasi yang telah dicetak di kancah Internasional. Prestasi para mahasiswa ini, menjadi prestasi terbaik selama 64 tahun sejak keikutsertaan Indonesia pada Universiade di Turin, Italia, pada tahun 1959,” kata Suharti dalam keterangan resmi kepada Okezone di Jakarta, pada Jumat (11/8/2023).
Lima mahasiswa Indonesia yang berhasil mengukir prestasi pada ajang ini yakni Nandhira Mauriskha, yang meraih dua medali emas untuk kategori Women's Jianshu (jurus pedang) dan Women's Changquan (jurus tangan kosong). Selanjutnya, dua medali emas lainnya dipersembahkan oleh Tharisa Dea Florentina untuk kategori Women's Sanda (tarung) 52 kg dan Laksamana Pandu Pratama untuk kategori Men's Sanda (tarung) 52 kg.
Sementara itu, Edgar Xavier Marvelo meraih dua medali perak untuk kategori Men's Daoshu (jurus pedang) dan Men's Changquan (jurus tangan kosong) serta Bintang Reindra Nada Guitara yang meraih medali perak untuk kategori Men's Sanda (tarung) 60 kg.
Ketua Kontingen Indonesia, Del Asri mengapresiasi seluruh atlet-mahasiswa yang telah memberikan hasil terbaik dan menunjukkan jati diri sebagai atlet Indonesia untuk memperjuangkan kemenangan dalam cabang olahraga yang dipertandingkan.
“Terima kasih kepada semua atlet, pelatih dan ofisial kontingen yang sudah bekerja keras untuk mewujudkan sejarah baru ini tercipta sebagai kado Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Del Asri.