JAKARTA - Dosen Astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB) Premana W. Premadi mengatakan gerhana matahari hibrida 20 April bakal mampir ke Indonesia. Namun, sebagian besar titik yang dilewati kali ini merupakan lautan.
"Yang menjadi sedikit menantang dari gerhana matahari ini adalah sebagian wilayah yang akan dilintasi berupa laut. Jadi daratan itu hanya sedikit sekali dan Indonesia akan dilewati utamanya bagian tengah dan timur," ujar Premadi dalam konferensi pers di Planetarium dan Observatorium Jakarta (POJ), Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (6/4/2023).
BACA JUGA:
Premadi mengungkap gerhana matahari total akan terjadi di Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku, tepatnya di Pulau Kisar, Pulau Maopora, Pulau Damar Desa Batumerah, Kabupaten Seram. Kemudian, Kabupaten Seram di Maluku tepatnya di Pulau Oeta Kepulauan Watubela.
"Selanjutnya, Kabupaten Fakfak di Papua Barat yang berada di Pulau Antalisa, Pulau Faur, Pulau Karas, dan Pulau Rowatte," ujarnya.