JAKARTA - Lingkungan keluarga dan sekolah memiliki peran penting dalam membantu menekan angka kegemukan pada anak-anak usia SD hingga SMA.
Diperlukan edukasi yang bersifat menyeluruh dan konsisten terhadap orang tua dan guru yang merupakan agent of change untuk mencegah kegemukan pada anak-anak.
"Orangtua dan guru pasti didengarkan oleh anak-anak. Orangtua bisa mengatur pola makan, tidur, dan aktivitas anak-anak di rumah. Sedangkan guru yang mengingatkan karena mereka disegani oleh siswa-siswanya. Jangan lupa bahwa anak-anak sejak usia SMP sudah mulai bisa mengelola uang jajan mereka sendiri," kata Ketua Umum Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan Indonesia, PERGIZI PANGAN Indonesia, Profesor Hardinsyah, dikutip dari Antara, Kamis (16/2/2023).
Seperti diketahui Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut bahwa jumlah penderita diabetes anak di Indonesia mencapai 1.645 pasien per Januari 2023.
Kasus diabetes melitus tipe 1 pada anak meningkat sebanyak 70 kali lipat sepanjang periode 2010 hingga 2023 dengan mengacu laporan dari 13 kota di Indonesia.
Karena itu, lanjut Hardinsyah, orang tua dan guru yang teredukasi dengan baik akan dapat membantu menahan bahkan menekan laju angka obesitas pada anak-anak.