Ia menilai, salah satu cara menanamkan jiwa nasionalisme untuk anak-anak dengan cara mempraktekkan nilai-nilai saling menghargai. Kemudian, menanamkan saling membantu sesama teman sekolahnya dalam kebaikan.
"Kalau temannya terjatuh harus diajari untuk menolong, terus juga kan ada pelajaran tentang budi pekerti di sekolah, seharusnya itu saja yang diperdalam," ujarnya.
Sementara itu, Ruth Serly Natalia, yang juga wali murid mengatakan hal yang berbeda. Ia menilai, kebijakan untuk memakai pakaian adat sebagai penanaman nilai nasionalisme merupakan hal yang amat baik.
"Bagus sih kalau menurut saya, selain itu kan nanti anak-anak bakalan tahu cara saling menjaga dan menghormati sebagai suatu bangsa melalui pakaian yang dipakai," ujarnya.
Serupa disampaikan wali murid lainnya, Veronica. Menurutnya, pemakaian baju adat di sekolah nantinya akan menjadi warna baru dalam dunia pendidikan.