JAKARTA - Bagi para calon mahasiswa yang gemar mengamati cuaca dan mempelajari ilmu bumi, jurusan meteorologi bisa menjadi pilihan untuk melanjutkan pendidikan di jenjang perguruan tinggi. Selain banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, jurusan ini juga memiliki prospek kerja yang cukup luas.
Salah satu perguruan tinggi yang membuka jurusan ini adalah Institut Teknologi Bandung ( ITB ) yang memiliki program studi sarjana Meteorologi dan berada di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian. Selain Meteorologi, fakultas ini juga membuka program studi Oseanografi, Teknik Geodesi dan Geomatika serta Teknik Geologi.
BACA JUGA: Ahli Meteorologi Ini Sengaja Lamar Kekasih di Depan Angin Tornado
Melansir dari laman resmi ITB di itb.ac.id, Meteorologi bukan ilmu yang mempelajari tentang meteor. Namun Meteorologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi dan gejala-gejalanya, yang terkait dengan komponen bumi yang berupa gas atau biasa disebut udara.
Mungkin sering kita dibuat bingung ketika cuaca dalam satu hari selalu berubah-ubah. Dari panas menjadi hujan atau sebaliknya atau mengapa di satu kawasan turun salju, dan sebagainya.
Hal-hal seperti ini yang akan dipelajari mahasiswa di program studi Meteorologi. Kalian tentunya mengetahui cuaca dan iklim dapat sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia.
Contohnya saja petani menentukan musim panen dengan melihat cuaca dan iklim, pengetahuan ini sudah diketahui oleh nenek moyang kita sejak lama. Namun, banyak yang tidak dapat menjelaskan hal tersebut secara ilmiah.
Dengan adanya ilmu Meteorologi, hal itu dapat dijelaskan secara logis. Gejala-gejala alam lainnya seperti puting beliung, angin topan, dan sebagainya juga akan dipelajari pada program studi Meteorologi.
Tidak hanya mempelajari mengapa bencana alam tersebut terjadi, namun juga mempelajari apa yang dapat dilakukan oleh manusia untuk menanggulangi dan meminimalisir dampak dari bencana alam tersebut.