Mahasiswa Unair Kreasi Limbah Hasil Laut Jadi Produk Olahan Bernilai Jual Tinggi

Aan haryono, Jurnalis
Senin 02 Agustus 2021 18:03 WIB
Unair (foto: ist)
Share :

SURABAYA - Para mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, yang tergabung dalam Tim Battra UA mengembangkan hasil limbah laut menjadi produk olahan yang bernilai jual tinggi.

Ketua Tim Marita Tri Santi menuturkan, dirinya bersama para mahasiswa lainnya melakukan pengolahan limbah hasil laut dengan memanfaatkan limbah ikan, menjadi produk olahan berupa sambal kepala ikan dan pelet untuk ikan ternak.

 Baca juga: Persiapan Blended Learning, Ribuan Mahasiswa UNAIR Vaksinasi Massal

Kemasan sambal kepala ikan berupa wadah yang eco-friendly terbuat dari gelas kaca yang dapat digunakan kembali. Sedangkan untuk wadah dari pelet ikan terbuat dari plastik yang mudah terurai.

“Kami bermaksud untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah hasil laut dengan mengubahnya menjadi suatu bisnis yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Marita.

Baca juga:  Mahasiswi Unair Ciptakan Kukis dari Cangkang Telur Pencegah Osteoporosis

Ia melanjutkan, ide ini termasuk kedalam SDGs ke 12, yaitu responsible consumption and production. Produk bisnis berupa sambal kepala ikan bernama I-Wak Sambal dan pelet ikan bernama I-Wak Pelet.

“Ikan yang kami gunakan pada produk sambal kepala ikan adalah sejenis ikan kakap merah atau ikan yang masih layak dikonsumsi manusia. Kami memilih produk berupa sambal karena masyarakat Indonesia banyak menyukai rasa pedas,” ungkapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya