Pengalaman Alumnus UNS Ikut Indonesia Mengajar di Natuna

Reza Andrafirdaus, Jurnalis
Minggu 29 November 2020 14:00 WIB
Alumnus UNS mengikuti program Indonesia Mengajar (Foto: Dok. UNS)
Share :

Bahkan, hal serupa terjadi pada para gurunya. Salah satu Kepala Sekolah sering tidak datang ke sekolah dengan dalih pergi melaut. Memang, penghasilan melaut di Natuna ketika sedang bagus bisa mencapai angka Rp. 5-6 juta dalam tiga hari. Lebih tinggi dari penghasilan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Ketika ada panggih (salah satu prosesi pernikahan), guru-guru diundang. Para siswa diliburkan. Dan mereka selalu buat acaranya tidak di hari Minggu,” imbuh Yayak seraya tertawa.

Melihat beragam tantangan kultural tersebut, Yayak pun menuturkan bahwa tidak mudah memperbaiki sistem pendidikan yang ada. Hal itu juga membuat ia menyadari bahwa seharusnya ada otonomi khusus bagi masing-masing daerah dalam pengelolaan sistem pendidikanya. Terutama bagi daerah 3T.

Kehadiran IM, ujar Yayak, juga tidak bisa serta merta mengubah dan memperbaiki sistem. Sasaran IM adalah mengubah perilaku masyarakat yang tentu tidak bisa dirampungkan dalam waktu setahun dua tahun.

Lebih lanjut, Yayak mengatakan, yang dilakukan relawan IM adalah mencoba untuk meminimalisir beberapa hal yang perlu perbaikan. Mereka juga bergerak sebagai supporting system. Mendorong, mengajak, dan melatih warga di sana yang sekiranya bisa menjadi penggerak selepas para relawan pergi.

Bentuk nyatanya, antara lain dengan menjalin hubungan bersama para mitra langsung. Seperti orang tua, guru, dan pejabat. Sebuah advokasi juga dilakukan, sebab ada dana desa untuk bidang pendidikan yang dialokasikan tetapi tidak digunakan.

“Kami inisiasi forum warga sebanyak dua kali, di desa dan kecamatan. Pendekatannya, kami ikut warga yang potensial untuk jadi penggerak. Aku pernah ikut melaut, terus ngopi bareng sembari ngobrol. Harapannya, mereka berkenan diskusi dan mendengarkan ide-ide kita,” terang perempuan asal Yogyakarta ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya