Pengalaman Alumnus UNS Ikut Indonesia Mengajar di Natuna

Reza Andrafirdaus, Jurnalis
Minggu 29 November 2020 14:00 WIB
Alumnus UNS mengikuti program Indonesia Mengajar (Foto: Dok. UNS)
Share :

JAKARTA – Norma Ayu Setyabudi bercerita pengalamannya mengikuti program Indonesia Mengajar (IM) di Pulau Natuna. Selama satu tahun, dari akhir 2018 hingga 2019 lalu, alumnus Pendidikan Luar Biasa (PLB) Universitas Sebelas Maret (UNS) ini berupaya untuk turut memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan di sana.

Bagi Yayak, sapaan akrabnya, ‘sudut pandang lain’ di antaranya dapat ditemukan dengan bertandang ke tempat baru sekaligus mengenal orang-orang baru. Ada pula alasan yang lebih personal. Melalui IM yang mempertemukannya dengan banyak anak-anak sekolah, Yayak ingin menjaga semangat masa kanak-kanak di usia 25 tahunnya ini.

Baca Juga: Mahasiswa UNS Juara Bidang 3D Pattern Aeromodelling di Universitas Telkom

“Aku termasuk orang yang kalau jatuh, susah bangkit. Beda dengan sosok anak-anak. Misal jatuh dari sepeda pagi hari, sorenya akan langsung bangkit lagi. Bahagia lagi. Lalu alasan paling utama, aku ingin memperluas tempat sujud dan ibadah,” ungkap Yayak dalam keterangan tertulis, Minggu (29/11/2020).

Dalam perbincangan, Yayak menceritakan sudut pandang lain tentang Indonesia yang ia peroleh melalui beragam pengalaman mengesankan maupun tantangan selama di Natuna. Pertama, untuk mengajar di sana tidak hanya memerlukan niat dan energi luar biasa, tapi juga pertaruhan nyawa.

Bagaimana tidak, sekolah tempat Yayak mengajar terletak di antara laut dan tebing. Pernah suatu kali, sekolah tersebut longsor dan diterjang ombak. Tantangan juga datang dari kultural masyarakat yang sangat dekat dan bergantung pada alam. Hal itu pun berpengaruh pada pelaksanaan pendidikan di sana.

Misal, tutur Yayak, saat musim panen cengkeh anak-anak lebih memilih ikut panen dibandingkan pergi ke sekolah. Begitu pula ketika hujan di pagi hari, anak-anak tidak akan berangkat sekolah paginya, tetapi menunggu seberhentinya hujan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya