SEMARANG – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir menceritakan pernah menjadi korban bully akibat rencana mendatangkan rektor luar negeri. Dia mengungkapkan, wacana tersebut untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air.
Baca Juga: Sah, Akhirnya Indonesia Punya UU Sistem Nasional Iptek!
“(Tentang) Dosen asing ini muncul 2016, sekarang muncul lagi (isunya),” usai menghadiri Rapat Pleno Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Semarang di Kampus Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang, Senin (22/7/2019).
Baca Juga: Cuma 85 Anggota DPR yang Hadiri Rapat Paripurna
Nasir menjelaskan, kualitas pendidikan tinggi di Indonesia cukup memprihatinkan. Sebab, dari banyaknya jumlah perguruan tinggi hanya sebagian kecil yang bisa masuk pada peringkat dunia internasional.
“Perguruan tinggi Indonesia ke jumlahnya 4.700. Dari 4.700 (perguruan tinggi) yang masuk daya saing dunia kita hanya ada tiga sampai sekarang. Pada saat saya sebagai menteri hanya dua. Dua itu juga di belakang di angka (peringkat) 400,” terangnya.