“Pelatihan guru melibatkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dengan 81 jam sistem in out sehingga terdapat koordinasi dan sinkronisasi antar guru untuk membahas kondisi dan permasalahan di tiap-tiap sekolah,” jelasnya.
Baca Juga: Hadiri Wisuda ke-42 STKIP PGRI Jombang, Menristekdikti Ajak Jadi Guru Abad 21
Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid menjelaskan, perluasan akses dan penguasaan seni dan budaya oleh peserta didik menjadi target pemajuan kebudayaan. Langkah ini diperlukan untuk mendukung implementasi pendidikan karakter siswa dalam memasuki era revolusi Industri 4.0.
“Tahun ini kita mengembangkan untuk tolak ukur kemajuannya, salah satu tolak ukurnya adalah akses dan penguasaan anak-anak terhadap kebudayaan” ujarnya di Pekan Hardiknas 2019 di Denpasar, Bali. Hilmar sebelumnya menjelaskan bahwa perluasan nilai-nilai pendidikan karakter berada pada level capaian kognitif para peserta didik.
“Tahun kemarin, fokus pendidikan karakter untuk pemajuan kebudayaan masih berupa perluasan kepada daerah-daerah agar menjangkau ke seluruh sekolah,” ujarnya. (Neneng Zubaidah)
(Rani Hardjanti)