“Support seperti listrik, juga tidak ada. Terdapat ribuan sekolah yang belum teraliri listrik. Sehingga infrastruktur yang mendasar itu yang tidak memadai tidak ada di sekolah,” jelasnya.
Ditambah lagi, hampir 50% guru dan kepala sekolah (Kepsek) di Indonesia tidak menggunakan internet maupun e-mail dalam kegiatan pembelajara dan komunikasi mereka. “Kalau guru tidak menggunakan e-mail itu kan akan sulit,” imbuhnya.
Totok menambahkan tantangan di dunia TIK sangatlah besar. Persaingan sangat terlibat pada negara-negara tetangga yang sangat ketat.
“Baik dalam penggunaan TIK dan ilmunya itu, tantangannya sudah sangat ketat,” pungkasnya. (afr)
(Susi Fatimah)