Siswa Jatim Garap Film Animasi Korea

Antara, Jurnalis
Senin 11 Juli 2016 17:05 WIB
Ilustrasi: Shutterstock
Share :

Ardian menjelaskan unsur wayang kulit dalam serial FrienZoo, sangat dominan, itu sebabnya pula pada penggarapan bagian kedua ini, pihak Korea mempercayakan pengerjaannya pada Castle Production, rumah produksi animasi asal Indonesia.

"Kami bersyukur bisa dipercaya untuk pengerjaan proyek ini. Dalam pengerjaannya ada sekitar 50 tenaga kerja kreatif muda yang akan terlibat. Mereka berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Malang, Rembang, Jepara, Wonosobo, Bali, Bekasi, Bandung, Banten, dan Padang," paparnya.

Untuk merealisasikan pekerjaan itu, pelatihan dalam rangka transfer teknologi oleh tim Korea dilaksanakan dalam dua tahap. Pada tahap pertama di Bali, bertempatkan di Bali Creative Industry Center, milik Kementerian Perindustrian, sedang pelatihan kedua terkait dengan pelatihan compositing dilaksanakan di Cybermedia College Jakarta milik Castle Production.

Ardian yakin animasi bagian kedua yang juga akan diputar di beberapa negara di Asia dan Eropa, termasuk Indonesia, akan mengalami "booming" karena tema dan pendekatan tokoh yang ada dalam animasi itu sangat dekat dengan dunia imajinasi anak-anak.

Proyek senilai dua miliar won atau setara dengan Rp22 miliar ini didanai bersama oleh GFX, Castle dan para sponsor yang berasal dari Korea. Selain dengan Castle, GFX juga berencana bekerja sama co-production partner di negara-negara lain seperti Vietnam, Malaysia dan China.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya