JAKARTA - Siswa berkebutuhan khusus yaitu tunarungu, umumnya menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya. Meski begitu, mereka dianjurkan untuk bisa memahami bahasa verbal atau bahasa bibir.
Saran ini disampaikan penyanyi Indonesia, Dewi Yull, dalam sebuah diskusi di Kemdikbud, belum lama ini. Wanita yang memiliki dua anak tunarungu itu menyampaikan, para orangtua sebaiknya juga mengajarkan bahasa verbal atau bahasa bibir kepada anak mereka.
"Di Indonesia belum banyak orang yang berbicara bahasa isyarat. Karena itu, penting untuk membekali anak-anak kita belajar memahami bahasa verbal," tuturnya.
Dewi meyakini, semakin baik kemampuan bahasa verbal si anak tersebut, maka dia akan semakin mudah berkomunikasi dengan orang di sekitarnya. Prinsip inilah yang diajarkan Dewi kepada dua anaknya, Gisca dan Surya.