Tri berbagi beberapa kiat agar dapat mengikuti kerja magang di perusahaan luar negeri seperti Twitter.
“Cari referensi dan informasi tentang perusahaan yang ingin dimasuki sebanyak-banyaknya. Dan yang paling penting adalah melatih kemampuan problem solving kita dalam hal pemrograman,” ujarnya.
Dalam program magang ini, Twitter menyediakan biaya akomodasi, biaya hidup, dan upah kerja yang akan dibayarkan selama Tri menjalani kerja magang. Tri berharap, ilmu yang ia dapatkan selama program magang di Twitter dapat membawa banyak manfaat untuk orang lain.
Tri bukanlah satu-satunya mahasiswa Fasilkom UI yang mendapatkan kesempatan magang di luar negeri tahun ini. Wisnu Wardhana mahasiswa Fasilkom 2012 sebelumnya juga mendapatkan kesempatan magang di Palantir Technologies, sedangkan Rakina Zata Amni mahasiswa Fasilkom UI 2013 mendapatkan kesempatan magang di Square Inc.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))