"Bila kita mendidik anak-anak hanya pintar tanpa karakter moral seperti jujur, saya khawatir kita akan menghasilkan para koruptor yang cerdik, ini berbahaya. Oleh karena itu, UN tahun ini tidak menjadi syarat kelulusan supaya bukan hanya nilai tinggi yang dicapai, tapi juga kejujuran," bebernya.
Anies mempercayai, guru memegang kunci pendidikan karena merekalah orang terdepan yang berhadapan dengan siswa. Sebagai kunci pendidikan, Anies menegaskan, para guru wajib mengupayakan anak-anak sebagai siswa pembelajar. Dengan begitu, tugas mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dan menginspirasi.
"Apabila siswa menjadi pembelajar, maka mereka akan menemukan peluang untuk terus berkembang dan mengembangkan diri. Di sinilah guru akan diingat para murid, karena menginspirasi murid-muridnya," tuturnya. (fsl)
(Rani Hardjanti)