Selain penuh dengan istilah TNI, permainan ini juga memperkenalkan anak dengan bilangan-bilangan ganjil, genap, primer dan kuadrat. Jika sering memainkan permainan matematika militer ini, maka anak-anak akan hafal dengan istilah dalam TNI. Diharapkan, permainan ini juga menimbulkan kecintaan terhadap TNI dan keinginan menjadi seorang prajurit TNI.
"Sebelumnya kami sosialisasi terlebih dahulu ke sekolah-sekolah di Kota Bogor dan diajarkan kepada para guru dan murid-murid. Permainan ini bisa dikembangan dengan institusi lain. Seperti kami sudah menyiapkan permainan Matematika Lalulintas, yang akan membantu anak-anak mengenali rambu-rambu lalu lintas," tutur Ridwan.
Komandan Kodim 0606/ Kota Bogor, Letkol ARH Rachmat Santoso mengatakan, diskusi pembuatan permainan mencapai waktu dua bulan. Menurutnya, permainan matematika militer sesuai dengan kemanunggalan TNI yang terbentuk dalam komunikasi sosial kreatif melalui permainan matematika untuk anak.
"Diharapkan kepada orangtua juga ikut bermain bersama anak sehingga menciptakan hubungan harmonis. Sebab, sebuah keluarga yang harmonis akan menciptakan kondisi lingkungan yang baik sehingga turut menciptakan pertahanan negara yang kuat," imbuhnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)