Share

STAIN Majene Sosialisasi Pencegahan Covid-19, Pekerja Informal Jadi Target Utama

Huzair Zainal, iNews.id · Sabtu 11 April 2020 03:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 11 65 2197440 stain-majene-sosialisasi-pencegahan-covid-19-pekerja-informal-jadi-target-utama-tb8EDiEkbd.JPG Mahasiswa STAIN Majene bagikan masker dan hand sanitizer ke masyarakat Sulbar (Foto: Ist)

MAJENE - Kasus positif virus corona (Covid-19) sudah memasuki wilayah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Sulbar menjadi provinsi ke-30 yang terpapar virus ganas asal negeri Tiongkok itu. Menurut data dari gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 setempat per 8 April 2020, terdapat dua kasus positif Covid-19 di wilayah itu.

Alhasil, masyarakat pun mulai khawatir akan penularan virus di desa mereka. Pemda setempat telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah (stay at home), sering mencuci tangan dengan sabun dan tetap konsisten menerapkan physical distancing.

Merebaknya kasus corona di wilayah Sulbar, membuat civitas akademika Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene berinisiatif membentuk Tim Satgas Penanggulangan Covid-19.

Ketua STAIN Majene, Napis Djuaeni mengatakan, pihaknya akan gencar melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19, salah satunya dengan membagikan masker dan hand sanitizer gratis kepada masyarakat Kabupaten Majene.

"Fokus utama kami ialah masyarakat yang masih aktif bekerja di tengah pandemi seperti pedagang kaki lima, pedagang pasar, tukang becak, tukang ojek, maupun sopir angkutan umum," ujar Napis, Jumat, 10 April 2020.

Ilustrasi

Selain itu, pihaknya juga memasang fasilitas cuci tangan bagi masyarakat di sejumlah area publik, sekaligus memberikan edukasi kepada warga mengenai tata cara pencegahan penularan Covid-19 sesuai standar badan kesehatan dunia WHO.

"Sosialisasi juga melalui pemasangan poster-poster yang memuat informasi terkait di sejumlah area seperti pasar dan masjid. Semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir. Kami berharap upaya ini dapat sedikit membantu masyarakat dalam memutus mata rantai penularan Covid-19," tuturnya seraya berharap kegiatan tersebut diikuti oleh pihak lain di wilayah Kabupaten Majene.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini