SEORANG bocah sekolah dasar (SD) di Boyolali, Jawa Tengah, tengah jadi sorotan. Bocah bernama Ibrahim Al Abrar itu mendapat penghargaan dari National Aeronautics and Space Administration (NASA).
Penghargaan diberikan NASA usai Ibrahim berhasil temukan celah keamanan sistem (bug) pada salah satu sistem yang berada dalam cakupan program pelaporan kerentanan lembaga tersebut. Aksinya langsung membuat Ibrahim Al Abrar ramai disorot, apalagi dikabarkan hal ini dikuasainya dengan belajar autodidak.

Dilansir dari akun Instagram @ibracodong, Ibrahim Al Abrar merupakan siswa kelas 6 SD asal Boyolali, Jawa Tengah. Dia berhasil memperoleh Letter of Recognition (LOR) atau surat penghargaan dari National Aeronautics and Space Administration (NASA) pada 9 Juli 2026.
Pencapaian Ibrahim pun viral dan menuai banyak apresiasi. Di usianya yang masih belia, ia mampu menunjukkan kemampuan di bidang keamanan siber (cyber security) yang umumnya ditekuni oleh kalangan profesional.
Keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Ibrahim ternyata memulai perjalanan belajarnya dari nol dengan memanfaatkan waktu luang untuk mempelajari berbagai materi mengenai keamanan siber.
Berbekal rasa ingin tahu yang tinggi dan semangat belajar, Ibrahim terus mengembangkan kemampuannya. Kini, dia mampu mengidentifikasi kerentanan pada sistem NASA.