JAKARTA – Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA) yang juga Rektor MNC University Dendi Pratama menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengembangan pendidikan tinggi vokasi nasional menyusul ditetapkannya Shalfi Andri sebagai Ketua Umum PELITA Periode 2026–2027.
Penetapan tersebut diputuskan melalui Rapat Dewan Pengurus Pusat (DPP) PELITA yang diselenggarakan secara daring pada 3 Juli 2026 dan dihadiri oleh 12 perwakilan pengurus. Keputusan diambil secara aklamasi sebagai bentuk keberlanjutan kepemimpinan organisasi setelah wafatnya Ketua Umum PELITA periode 2022–2026, Akhwanul Akhmal.
Dendi Pratama menyampaikan bahwa kepemimpinan baru di bawah Shalfi Andri diharapkan mampu melanjutkan berbagai program strategis organisasi sekaligus memperkuat sinergi antara politeknik swasta, dunia industri, dan pemerintah.
"Pak Shalfi memiliki pengalaman yang panjang dalam membangun PELITA sejak awal berdiri. Kami optimistis kepemimpinannya akan semakin memperkuat kolaborasi antarpoliteknik swasta, memperluas jejaring dengan industri, serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia," ujar Dendi.
Sementara itu, Direktur Eksekutif PELITA Ginanjar menjelaskan bahwa penetapan Ketua Umum baru merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlangsungan program organisasi, termasuk persiapan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PELITA 2026 dan Musyawarah Nasional (Munas) pada 2027.