Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Contoh Majas Alusio dan Maknanya

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Minggu, 03 Mei 2026 |11:34 WIB
5 Contoh Majas Alusio dan Maknanya
5 Contoh Majas Alusio dan Maknanya (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - 5 contoh Majas Alusio dan maknanya. Majas adalah salah satu bentuk gaya bahasa yang digunakan untuk menghidupkan suasana dalam sebuah kalimat. Sederhananya, majas merupakan ungkapan yang membuat kalimat terasa lebih hidup dan tidak monoton, dengan menyimpang dari makna kata yang biasa digunakan.

Dalam Bahasa Indonesia, terdapat berbagai jenis majas seperti majas perbandingan, sindiran, penegasan, hingga pertentangan. Majas alusio sendiri termasuk dalam kategori majas perbandingan.

Majas Alusio

Majas alusio adalah gaya bahasa yang merujuk pada tokoh, peristiwa, atau ungkapan yang sudah dikenal luas untuk menggambarkan suatu kondisi secara tidak langsung.

Berikut contoh Majas Alusio

  • Warna minuman itu terlihat seperti air putih, padahal rasanya seperti buah-buahan.

Penjelasan: Kalimat ini membandingkan minuman dengan air putih yang identik tidak berasa, padahal memiliki rasa buah. Perbandingan ini memperjelas gambaran tanpa penjelasan panjang.

  • Ayahku sangat suka makan dorayaki, seperti Doraemon.

Penjelasan: Mengacu pada karakter Doraemon yang dikenal gemar makan dorayaki untuk menggambarkan kebiasaan seseorang.

  • Pada awal pertemuan, suasananya seperti peribahasa “tak kenal maka tak sayang.”

Penjelasan: Menggunakan peribahasa yang sudah umum dikenal untuk menjelaskan kondisi hubungan yang masih asing.

  • Turuti nasihat ibumu, jangan sampai kamu menjadi seperti Malin Kundang.

Penjelasan: Merujuk pada tokoh legenda yang durhaka kepada orang tua sebagai peringatan agar tidak meniru perilaku tersebut.

  • Tugas ini harus selesai malam ini, memangnya aku ini Sangkuriang?

Penjelasan: Mengacu pada tokoh legenda yang mampu menyelesaikan pekerjaan besar dalam semalam, untuk menggambarkan tuntutan yang terasa berat.

Melalui penggunaan majas alusio, penulis dapat menyampaikan pesan secara lebih singkat namun tetap kuat karena merujuk pada hal-hal yang sudah dikenal luas oleh pembaca.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement