Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

UI Pakai Teknologi XPS untuk Perkuat Kapasitas Riset Material

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Rabu, 22 April 2026 |12:47 WIB
UI Pakai Teknologi XPS untuk Perkuat Kapasitas Riset Material
UI Pakai Teknologi XPS untuk Perkuat Kapasitas Riset Material (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) terus memperkuat kapasitas riset unggulannya. Kali ini, melalui Fakultas Teknik (FTUI), UI berhasil menghadirkan instrumen X-Ray Photoelectron Spectroscopy (XPS). Dengan fasilitas ini, FTUI menjadi salah satu dari hanya tiga institusi di Indonesia yang memiliki teknologi XPS, bersama Universitas Diponegoro dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Instrumen canggih ini diperoleh melalui hibah Pusat Unggulan Antar Perguruan Tinggi (PUAPT) dengan dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Nantinya, alat XPS ini akan dioperasikan di Analytical Laboratory, yang merupakan bagian dari Energy Transition Laboratory (ETL).

Dekan FTUI, Kemas Ridwan Kurniawan, menyampaikan bahwa kehadiran instrumen XPS merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem riset FTUI.

“Fasilitas ini tidak hanya meningkatkan kedalaman dan kualitas penelitian di bidang material dan energi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan mitra industri dan akademisi, baik di tingkat nasional maupun global,” jelasnya.

XPS merupakan instrumen berbasis efek fotolistrik yang digunakan untuk menganalisis komposisi unsur, kondisi kimia, hingga struktur elektronik pada permukaan material. Dengan memanfaatkan radiasi sinar-X, alat ini mengukur energi elektron yang terpancar untuk mengidentifikasi karakteristik unik setiap unsur. Presisi tinggi yang dimilikinya memungkinkan analisis kondisi kimia secara lebih mendalam dibandingkan metode karakterisasi konvensional.

Kemampuan XPS dalam menembus hingga kedalaman beberapa nanometer menjadikannya instrumen penting dalam pengujian berbagai jenis material, mulai dari logam, semikonduktor, polimer, hingga nanomaterial dan katalis. Hal ini sangat relevan untuk mendukung riset pengembangan energi baru terbarukan, perangkat elektronik masa depan, serta inovasi material maju lainnya.

Lebih jauh, kehadiran XPS juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas melalui kontribusinya dalam pengembangan teknologi yang digunakan sehari-hari. Analisis mendalam terhadap material memungkinkan peningkatan kualitas baterai untuk kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi, pengembangan perangkat elektronik yang lebih efisien dan tahan lama, hingga inovasi material ramah lingkungan untuk pengolahan limbah dan pengendalian polusi.

Di sisi industri, fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk memastikan kualitas dan keandalan produk, sehingga mendorong daya saing industri nasional.

Kepala Laboratorium ETL, Hasbi Priadi, mengungkapkan bahwa keberadaan XPS akan menjadi katalisator riset unggulan FTUI sekaligus solusi berbasis teknologi bagi kebutuhan industri, khususnya dalam analisis kimia permukaan yang presisi dan komprehensif.

Kehadiran XPS menjadi tonggak penting bagi UI dalam membangun ekosistem riset yang unggul dan inovatif. Instrumen ini diharapkan mampu mengakselerasi posisi UI sebagai kampus teknik terkemuka di Tanah Air, sekaligus mempertegas peran perguruan tinggi dalam mendukung transformasi energi, inovasi material, dan penguatan daya saing bangsa di tingkat internasional.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement