JAKARTA – Menjelang seleksi SNBT 2026, informasi mengenai daya tampung program studi menjadi hal penting bagi calon mahasiswa. Data ini dapat membantu memperkirakan tingkat persaingan di masing-masing jurusan, khususnya di kampus favorit seperti Universitas Padjadjaran dan Institut Teknologi Bandung.
Daya tampung besar tidak selalu berarti peluang lolos lebih mudah. Tingginya jumlah peminat tetap menjadi faktor utama dalam tingkat persaingan.
Karena itu, penting bagi calon mahasiswa untuk mempertimbangkan strategi pemilihan jurusan secara matang, termasuk minat, kemampuan akademik, serta peluang kompetisi di masing-masing program studi.
Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri ternama, UNPAD menyediakan berbagai jalur masuk seperti SNBP, SNBT, dan SMUP. Untuk tahun 2026, beberapa jurusan dengan kuota cukup besar antara lain:
Ilmu Hukum – 88 kursi (peminat sebelumnya: 2.079)
Pendidikan Dokter – 67 kursi (1.572 peminat)
Ilmu Keperawatan – 58 kursi (2.152 peminat)
Farmasi – 50 kursi (2.311 peminat)
Psikologi – 47 kursi (2.028 peminat)
Manajemen – 33 kursi (1.654 peminat)
Akuntansi – 32 kursi (1.341 peminat)
Ilmu Komunikasi – 31 kursi (1.541 peminat)
Bisnis Digital – 25 kursi (1.004 peminat)
Teknik Informatika – 23 kursi (1.514 peminat)
Meski beberapa jurusan memiliki daya tampung cukup besar, jumlah peminat yang tinggi tetap membuat persaingan ketat.
Jurusan dengan Daya Tampung Besar di ITB
Sebagai kampus teknik bergengsi, ITB memiliki sejumlah fakultas dengan kuota cukup luas untuk SNBT 2026, di antaranya: