JAKARTA – Penyebab gaji peserta Magang Nasional 2025 belum turun menjadi sorotan. Program Magang Nasional yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) hingga kini masih berjalan dan diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah. Namun, sejumlah pemagang mengeluhkan uang saku yang belum cair meski program telah berlangsung sesuai jadwal.
Padahal, uang saku Magang Nasional tergolong cukup besar karena nominalnya setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Tak heran jika keterlambatan pencairan memicu kekhawatiran, terutama bagi peserta yang mengandalkan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menanggapi keluhan tersebut, Kemnaker memberikan penjelasan resmi terkait penyebab keterlambatan pencairan gaji peserta Magang Nasional 2025, sekaligus langkah yang bisa dilakukan oleh pemagang.
1. Mentor Belum Mengonfirmasi Tagihan
Salah satu penyebab paling umum adalah mentor belum melakukan konfirmasi tagihan uang saku peserta. Proses pencairan baru bisa dilakukan setelah mentor menyetujui tagihan melalui sistem pemantauan Magang Nasional.
Apabila gaji belum diterima, peserta disarankan segera menghubungi mentor untuk memastikan proses konfirmasi telah dilakukan sesuai ketentuan.
2. Kendala Data Rekening Peserta