JAKARTA - Benarkah IQ laki-laki lebih tinggi dari perempuan? Berikut penjelasannya. Tes IQ online kerap menunjukkan adanya selisih skor antara pria dan wanita, di mana rata-rata skor pria terlihat sedikit lebih tinggi. Temuan ini menimbulkan perdebatan panjang dan menjadi fokus banyak penelitian, terutama terkait faktor apa saja yang dapat memengaruhi perbedaan tersebut. Merujuk NS Development, ada sejumlah alasan mengapa hasil tes IQ online pria kadang lebih tinggi. Berikut ulasannya:
1. Pengaruh Budaya dan Faktor Sosial
Penelitian menunjukkan bahwa norma sosial dan stereotip gender dapat berkontribusi pada perbedaan skor IQ. Harapan masyarakat misalnya anggapan bahwa pria lebih unggul dalam logika dan matematika sementara wanita lebih kuat di bidang verbal dapat memengaruhi performa dalam tes yang mengukur berbagai aspek kognitif.
Selain itu, akses pendidikan, lingkungan keluarga, serta peran gender dalam masyarakat turut membentuk kemampuan kognitif, yang pada akhirnya tercermin dalam hasil tes.
2. Perbedaan Struktur Otak dan Perkembangan Kognitif
Riset neurologi mengungkap adanya perbedaan pada struktur dan perkembangan otak pria dan wanita. Perbedaan tersebut dapat memengaruhi cara masing-masing memproses informasi atau merespons tantangan dalam tes IQ.
Faktor hormonal yang memengaruhi perkembangan otak sejak dini juga diperkirakan memiliki kontribusi terhadap variasi kemampuan kognitif yang muncul pada dewasa.
3. Kompleksitas Pengukuran pada Tes IQ Online
Meskipun tes IQ dibuat untuk mengukur kecerdasan secara objektif, nyatanya pengukuran kemampuan kognitif tidak sesederhana itu. Banyak aspek kecerdasan seperti kreativitas, kecerdasan emosional, atau kemampuan sosial tidak selalu tercakup dalam tes IQ online.
Jika pria dan wanita memiliki kecenderungan menonjol pada aspek kecerdasan yang berbeda, hasil tes pun bisa tampak timpang meski kemampuan kognitif secara keseluruhan sebenarnya seimbang.