Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Riwayat Pendidikan Nono Anwar Makarim, Ayah Nadiem yang Lulusan Harvard dan Pernah Jadi Atasan Hotman Paris

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Sabtu, 10 Januari 2026 |06:21 WIB
Ini Riwayat Pendidikan Nono Anwar Makarim, Ayah Nadiem yang Lulusan Harvard dan Pernah Jadi Atasan Hotman Paris
Ini Riwayat Pendidikan Nono Anwar Makarim, Ayah Nadiem yang Lulusan Harvard dan Pernah Jadi Atasan Hotman Paris (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA – Nama Nono Anwar Makarim, ayah dari Nadiem Makarim, kembali menjadi perhatian publik. Sosoknya disebut memiliki peran penting dalam hubungan profesional yang terjalin dengan Hotman Paris Hutapea, pengacara kondang yang belakangan vokal membela Nadiem.

Tak banyak yang tahu, Hotman Paris pernah bekerja di bawah kepemimpinan Nono Anwar Makarim saat memulai kariernya di dunia hukum. Kedekatan profesional inilah yang diyakini menjadi salah satu alasan kuat di balik sikap Hotman dalam memberikan pembelaan.

Nono Anwar Makarim dikenal sebagai figur penting di bidang hukum Indonesia. Ia merupakan aktivis Angkatan 1966 yang ikut terlibat dalam gerakan mahasiswa menentang rezim Orde Lama di bawah kepemimpinan Presiden Soekarno.

Pria kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah, yang berdarah Arab ini juga dikenal luas sebagai penulis dan kolumnis di berbagai media nasional. Reputasinya dibangun dari kombinasi pengalaman akademik, praktik hukum, dan kiprah sosial yang panjang.

Lulusan UI dan Harvard

Nono menempuh pendidikan hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) dan lulus pada 1973. Setelah itu, ia melanjutkan studi ke Amerika Serikat, tepatnya di Harvard University pada 1973–1974.

Pada 1975, Nono berhasil meraih gelar Master of Laws (LLM) dari Harvard Law School, menjadikannya salah satu alumni Harvard yang disegani di kalangan praktisi hukum Indonesia. Jejak akademik ini juga diikuti oleh putranya, Nadiem Makarim, meski di bidang keilmuan yang berbeda.

Usai menyelesaikan studi di AS, Nono sempat bergabung dengan Kantor Hukum Adnan Buyung Nasution. Pada 1980, ia kemudian mendirikan firma hukum Makarim & Taira S bersama Frank Taira Supit, yang menjadi salah satu kantor hukum ternama di Indonesia dan tempat Hotman Paris mengawali karier profesionalnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement