Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

243 Benda Prasejarah yang Terdampak Kebakaran Museum Nasional Berhasil Diidentifikasi, Kini Fokus Koleksi Keramik

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Kamis, 28 September 2023 |16:54 WIB
243 Benda Prasejarah yang Terdampak Kebakaran Museum Nasional Berhasil Diidentifikasi, Kini Fokus Koleksi Keramik
Benda prasejarah di Museum Nasional Indonesia berhasil diidentifikasi (Foto: Kemendikbudristek)
A
A
A

JAKARTA - Tim Khusus Penanganan Unit Museum Nasional Indonesia (MNI) fokus menangani proses evakuasi, identifikasi dan restorasi koleksi benda serta bangunan bersejarah yang terdampak akibat kebakaran pekan lalu. Setelah fokus pada benda-benda prasejarah, kini tim fokus mengidentifikasi koleksi keramik.

“Ruangan pameran koleksi prasejarah, perunggu dan sebagian terakota telah berhasil di evakuasi, dan kami sudah mulai mengevakuasi ruangan koleksi keramik. Tenaga ahli tambahan untuk tim identifikasi juga kita galakkan guna mempercepat proses tahapan identifikasi. Hingga hari ini terdapat 243 koleksi yang berhasil kami identifikasi,” kata Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (MCB) Ahmad Mahendra dalam keterangan resmi kepada Okezone, Kamis (28/9/2023).

Bersamaan dengan berjalannya proses percepatan evakuasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus menjalin komunikasi intensif dengan para ahli, komunitas, dan mitra di dalam dan luar negeri dalam merancang rencana pemulihan MNI dan perbaikan kualitas museum dan cagar budaya secara umum. Rangkaian diskusi rencana pemulihan MNI dan peninjauan langsung ke MNI bersama dengan para ahli arkeolog, antropolog, budayawan, sejarawan, kurator dan akademisi telah mulai dilakukan pada tanggal 23 September lalu. Rencana pemulihan MNI akan dibagi menjadi beberapa tahap. Setelah tahap penyelamatan koleksi yang terdampak didokumentasikan dan diidentifikasi, identifikasi kerusakan bangunan MNI yang juga merupakan bangunan yang terklasifikasi sebagai Cagar Budaya akan dilaksanakan.

“Para Tenaga Ahli Cagar Budaya Nasional sedang melakukan beberapa kajian dan analisa untuk memberikan rekomendasi penanganan cagar budaya kepada Kemendikbudristek. Nantinya akan ada audit keseluruhan bangunan MNI melalui studi kelayakan bangunan, kajian keseluruhan bangunan yang terdiri dari kajian arsitektural, struktural, material, pengamanan gedung, dan lain sebagainya,” tutur Mahendra.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement