Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diterima di 13 Universitas Top Dunia, Khaidar Khamzah Pilih Kampus Ini

Muhammad Fadli Rizal , Jurnalis-Jum'at, 05 Mei 2023 |12:46 WIB
Diterima di 13 Universitas Top Dunia, Khaidar Khamzah Pilih Kampus Ini
Khaidar Khamzah (MAN 1 Brebes)
A
A
A

BREBES - Siswa MAN 1 Brebes berhasil lolos seleksi Beasiswa Indonesia Maju (BIM) yang digelar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Siswa bernama M. Khaidar Khamzah itu kemudian diterima di 13 Universitas Luar Negeri yang ditawarkan oleh Kemendikbudristek berdasarkan top 100 Universitas terbaik dunia. Kampus-kampus itu berada di Amerika, Kanada, Inggris hingga Australia.

 BACA JUGA:

Khaidar mengungkap proses seleksi beasiswa dimulai dari mengumpulkan berkas, tes subtansi hingga interview berbahasa Inggris. Usai dinyatakan lolos, ia mengikuti Program Persiapan yang dilaksanakan oleh Puspresnas seperti kursus bahasa Inggris (IELTS) dan Scholastic Aptitude Test (SAT).

“Selain itu, untuk menunjang portofolio agar lebih bagus saya mengikuti kegiatan proyek sosial dengan membuat kegiatan “Sharing of Campus Experience” bersama tiga rekan lain di MA Al Hikmah 2 Benda Brebes,” tutur Khaidar dikutip laman MAN 1 Brebes..

“Dan mengisi waktu dengan konselor yang disiapkan oleh peneliti melalui kegiatan College Counseling, untuk membantu saya dalam proses pendaftaran, konsultasi universitas, dan lain-lain,” imbuhnya.

 BACA JUGA:

Ia mengaku proses seleksi beasiswa Indonesia program persiapan S1 Luar Negeri ini sudah dipersiapkan sejak kelas XI. Ia pun sudah memulai bimbingan di awal masuk kelas XII selama 6 bulan.

 Setelah melakukan pertimbangan, Khaidar memilih University of Toronto Mississauga Kanada Jurusan Studies in Social Sciences (Economics and Econometrics).

Ia memilih kampus itu usai dinyatakan lolos seleksi gelombang 1 tanggal 14 Maret 2023 beberapa waktu lalu. Selain diterima di 13 universitas kenamaan, Khaidar juga lolos masuk daftar tunggu di Columbia University, Cornell University dan Babson Collage, Amerika.

“Usaha tidak akan mengkhianati hasil, ternyata slogan ini benar-benar diterapkan Khaidar,” ungkap Kepala MAN 1 Brebes, Nurhayati. 

“Khaidar adalah anak dari Bapak Saepudin dan Ibu Khotimah, petani sederhana asal desa Jatimakmur Songgom Brebes, dan Khaidar adalah anak ke-6 dari 7 bersaudara,” ujar Nurhayati.

 “Meski lahir dari keluarga sederhana, tidak ada halangan bagi Khaidar akan keinginannya untuk maju dan meraih cita-citanya meski harus menghadapi semua tantangan saat mengikuti setiap proses seleksi nasional yang cukup berat ini,” lanjutnya.

Diketahui, BIM adalah Program beasiswa yang diberikan kepada peserta didik/lulusan yang berprestasi pada bidang akademik dan non akademik. BIM terdiri atas beasiswa bergelar (degree) dan beasiswa non-gelar (nondegree).

Program beasiswa bergelar jenjang S1 dan S2 dilaksanakan oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan sedangkan program beasiswa non-gelar yaitu Program Persiapan S1 Luar Negeri dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Nasional.

( Muhammad Fadli Rizal)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement