Share

Peran Konkret Pendidikan Vokasi sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Natalia Bulan, Okezone · Rabu 25 Januari 2023 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 624 2752983 peran-konkret-pendidikan-vokasi-sebagai-penggerak-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-yQJbP9BGU4.jpg Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek RI Kiki Yuliati dalam acara Unite For Education (UFE) Sustainability/Natalia Bulan

JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI menyebutkan bahwa Pendidikan Vokasi menjadi solusi untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih berkualitas.

Terlebih lagi, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi besar pada tahun 2030 mendatang.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek RI Kiki Yuliati dalam acara Unite For Education (UFE) Sustainability Forum ke-12 oleh PermataBank, Rabu (25/1/2023).

"Pendidikan vokasi sebagai solusi konkret karena pemerintah melalui Pendidikan Vokasi diproyeksikan dapat mengakselerasi kebutuhan, baik SDM tenaga kerja maupun SDM wirausaha," jelas Kiki Yuliati.

"Anak-anak yang masih sekolah dan kuliah sekarang harus dididik dengan baik," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Kiki Yuliati juga menjelaskan peran konkrit dari Pendidikan Vokasi sebagai penggerak dan juga akselerator pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Follow Berita Okezone di Google News

Di antaranya adalah, Pendidikan Vokasi menjadi menjadi penyuplai SDM andal siap kerja yang kompeten, relevan, dengan kebutuhan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA).

Kemudian Pendidikan Vokasi akan menjadi fasilitator riset kolaborasi dengan DUDIKA, kontributor R&D untuk hilirisasi produk.

Pendidikan Vokasi juga bisa menjadi akselerator bisnis pemula atau start-up sebagai inkubator bisnis via skema teaching factory.

Serta yang terakhir adalah Pendidikan Vokasi sebagai pencipta peluang kerja baru melalui pengembangan potensi kewirausahaan.

Nantinya, lulusan Vokasi akan diproyeksikan untuk:

- Bekerja

- Wirausaha

- Melanjutkan studi

Sektor pendidikan tentu tidak bisa mengandalkan sektor industri untuk menghadirkan lapangan pekerjaan yang baru.

Maka dari itulah Pemerintah melalui Kemendikbudristek berkomitmen untuk mengembangkan dan memajukan Pendidikan Vokasi yang sudah disuarakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak tahun 2016.

"Vokasi diminta sebagai pemasok SDM. Lalu vokasi sebagai fasilitator riset kolaborasi. Makakami juga ingin vokasi menjadi akselerator bisnis pemula atau start-up," jelas Kiki.

Komitmen tersebut juga diikuti dengan keluarnya INPRES tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta Peraturan Presiden (PERPRES) soal Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi di tahun 2022.

Pendidikan Vokasi memiliki ciri khas dalam proses pembelajaran yang rekat dengan dunia atau budaya industri.

Tentunya, dengan meningkatknya kualitas dari Pendidikan Vokasi melalui keselarasan dnegan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) diharapkan mampu mendongkrak daya saing industri yang nantinya bisa berdampak pada penguatan ekonomi nasional.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini