Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Kediri Telah Salurkan Insentif untuk Ribuan Guru Ngaji

Antara , Jurnalis-Selasa, 27 Desember 2022 |11:40 WIB
Pemkab Kediri Telah Salurkan Insentif untuk Ribuan Guru Ngaji
Pemkab Kediri cairkan insentif untuk guru ngaji/Antara
A
A
A

Ia menyebut, dengan tercover BPJS Ketenagakerjaan, guru ngaji tersebut akan mendapatkan banyak manfaat karena mendapat perlindungan sosial di antaranya jaminan kecelakaan kerja maupun jaminan kematian.

Manfaat itu tidak hanya bagi guru ngaji melainkan juga keluarga. Bagi guru ngaji yang tercatat sebagai penerima insentif dan meninggal pada bulan Oktober-Desember 2022, ahli waris diminta untuk melaporkan untuk mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

"Untuk guru ngaji yang meninggal, anaknya akan mendapatkan beasiswa sekolah, sedang suami atau istri akan mendapat pelatihan kewirausahaan," kata Muhsin.

Ia menambahkan, proses penyaluran insentif bagi guru-guru ngaji tersebut dilakukan pada 22-29 Desember 2022. Proses penyaluran tersebut juga didampingi oleh Lembaga Pendamping Program Pesantren, Madrasah Diniyah dan TPQ atau TPA (LP3MT) Kabupaten Kediri.

Muhsin menambahkan, setelah penyaluran insentif tahun 2022 ini selesai, pemerintah juga akan melakukan perbaruan data untuk keperluan penyaluran 2023. Perbaruan data tersebut akan dimulai akhir Januari 2023.

Sementara itu, pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk pemberian insentif tersebut sebesar Rp9 miliar. Setiap guru ngaji akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 1,2 juta atau Rp100 ribu tiap bulan yang dikirim ke rekening masing-masing penerima.

Sementara itu, perwakilan LP3MT Kabupaten Kediri H.M. Kazul Fikri mengatakan penyaluran bisyaroh pada 2022 diberikan sekaligus di bulan Desember 2022. Untuk penyaluran 2023, pihaknya berharap agar penyaluran bisa dilakukan setiap triwulan sekali.

Ia juga berharap, penerima bisyaroh nantinya bisa semakin bertambah.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement