KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menyalurkan insentif atau bisyaroh untuk ribuan guru ngaji di wilayah ini sebesar Rp1,2 juta per orang.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin mengemukakan, jumlah penerima insentif pada 2022 ini sebanyak 7.500 guru dengan rincian 6.665 guru muslim, 835 nonmuslim.
"Jumlah penerima tahun 2022 ini bertambah dari tahun sebelumnya. Tahun 2021 penerima sebanyak 7.148 guru,dan sekarang 7.500 guru," katanya dikutip dari Antara, Selasa (27/12/2022).
Ia menambahkan, adanya tambahan jumlah penerima insentif itu juga sesuai dengan arahan Bupati untuk terus mendata guru-guru ngaji yang sebelumnya tidak terdata.
Pemberian bisyaroh untuk guru ngaji tersebut merupakan program Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana sejak tahun 2021. Pemberian insentif tersebut menjadi komitmen pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan guru ngaji yang telah mendidik moral generasi-generasi penerus bangsa.
Selain jumlah penerima yang bertambah, lanjut dia, para guru tersebut juga mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan.