JAKARTA - Sebuah penelitian yang dilakukan psikolog anak Michelle Borba, ia menemukan bahwa ketekunan adalah soft skill nomor satu yang membedakan anak-anak yang memiliki motivasi tinggi dengan mereka yang mudah menyerah.
Faktanya, penelitian telah mendukung bahwa itu adalah prediktor kesuksesan yang lebih kuat daripada IQ.
Dikutip dari CNBC, anak-anak yang memiliki ketekunan, tidak menyerah dalam menghadapi kemunduran.
Mereka percaya upaya mereka akan membuahkan hasil, sehingga mereka tetap termotivasi untuk bekerja keras dan menyelesaikan apa yang mereka mulai meskipun ada hambatan yang muncul.
Berikut adalah 9 cara orangtua dapat membantu membangun ketekunan pada anak:
1. Lawan faktor-faktor yang membuat anak putus asa
Langkah pertama adalah melawan empat faktor yang menggagalkan ketekunan. Gunakan akronim “GAGAL” sebagai pengingat yang bermanfaat:
- Kelelahan: Jaga kemampuan konsentrasi anak Anda dengan tetap berpegang pada rutinitas tidur yang teratur.
Matikan perangkat satu jam sebelum waktu tidur dan simpan layar di luar kamar pada malam hari.
- Kecemasan: Tekanan untuk berhasil dapat menyebabkan perasaan yang luar biasa.
Ekspresikan kepada anak Anda bahwa cinta Anda tidak bergantung pada kesuksesan mereka.
-