Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

18 Perguruan Tinggi di Jateng dan DIY Dilibatkan untuk Pencegahan Stunting

Natalia Bulan , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2022 |11:45 WIB
18 Perguruan Tinggi di Jateng dan DIY Dilibatkan untuk Pencegahan Stunting
Pemukulan gong bersama-sama menandai 'Kick Off Kolaborasi Pendampingan Penurunan Stunting di Jawa Tengah oleh Perguruan Tinggi melalui Gotong-Royong Cegah Stunting (Gong Ceting)', Minggu (9/10/2022)/Antara
A
A
A

MAGELANG - Para mahasiswa dari 18 perguruan tinggi di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dilibatkan dalam pencegahan stunting di 14 kabupaten di Jateng melalui kuliah kerja nyata (KKN) tematik.

Koordinator Perguruan Tinggi pendamping program percepatan penurunan stunting di I3 kabupaten Provinsi Jawa Tengah, Profesor dr. Hamam Hadi mengatakan kegiatan pendampingan dilaksanakan dalam bentuk KKN tematik melibatkan 840 mahasiswa dan 14- dosen.

Hal ini ia sampaikan setelah 'Kick Off Kolaborasi Pendampingan Penurunan Stunting di Jawa Tengah oleh Perguruan Tinggi melalui Gotong-Royong Cegah Stunting (Gong Ceting)' di Balkondes Borobudur di Kabupaten Magelang.

Hadir pada kegiatan tersebut antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Magelang Nanda Cahyadi Pribadi, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jateng Yuni Rahayuningtyas, Ketua Forum Rektor Indonesia Profesor Ir Panut Mulyono, dan Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo.

Hamam yang juga Rektor Universitas Alma Ata Yogyakarta ini menyebutkan 14 kabupaten yang menjadi sasaran KKN tematik, antara lain Kabupaten Magelang, Brebes, Pekalongan, Pemalang, Grobogan, Blora, Sragen, Klaten, Demak, Jepara, dan Kota Tegal.

"Ini adalah pentahelik yang melibatkan pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah terkait, masyarakat, dan perguruan tinggi," katanya dikutip dari Antara, Senin (10/10/2022).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement