Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rumus Kesetimbangan Kimia: Pengertian, Ciri, dan Faktornya

Rifqa Nisyardhana , Jurnalis-Kamis, 22 September 2022 |14:58 WIB
Rumus Kesetimbangan Kimia: Pengertian, Ciri, dan Faktornya
Ilustrasi/Freepik
A
A
A

Selain itu, laju konversi C dan D adalah sebagai berikut.

r2 = k2 × [C] × [D]

Pada kesetimbangan, kedua konstanta laju akan sama, r1 = r2

k1 × [A] × [B] = k2 × [C] × [ D]

k1/k2 = [C] × [D] / [A] × [B] = Keq

Keq adalah konstanta kesetimbangan pada suhu tertentu.

Keq = [C] × [D] / [A] × [B]

Persamaan ini disebut persamaan hukum kesetimbangan kimia.

Pada kesetimbangan, konsentrasi reaktan dinyatakan sebagai mol/lit sehingga Keq = Kc dan jika dinyatakan sebagai tekanan parsial, maka menjadi Keq = Kp.

Ada dua jenis kesetimbangan kimia, yaitu kesetimbangan homogen dan heterogen.

1. Kesetimbangan kimia homogen

Dalam jenis ini, reaktan dan produk kesetimbangan kimia homogen dalam fase yang sama. Kesetimbangan homogen dapat dibagi menjadi dua reaksi.

Pertama reaksi ketika jumlah molekul produk sama dengan jumlah molekul reaktan. Contohnya, H2(g)+I2(g)2HI(g) dan N2(g)+O2(g)2NO(g).

Kedua, reaksi ketika jumlah produk tidak sama denngan jumlah molekul reaktan. Contohnya, 2SO2(g)+O2(g)2SO 3(g ) dan COCl2(g)CO(g)+Cl2(g).

2. Kesetimbangan kimia heterogen

Dalam jenis ini, reaktan dan produk kesetimbangan kimia dalam fase yang berbeda. Contohnya, CO2(g)+C(s)2CO(g) dan CaCO3(s)CaO(s)+CO2(g).

Ciri-ciri dalam kesetimbangan kimia adalah sebagai berikut.

1. Laju reaksi maju dan reaksi balik akan sama.

2. Semua reaktan dan produk berada pada kesetimbangan.

3. Semua reaktan dan produk berada pada kesetimbangan.

4. Konsentrasi reaktan dan produk mencapai nilai konstan pada kesetimbangan.

Menurut prinsip Le Chatelier, jika ada faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi kesetimbangan, sistem akan melawan atau mengurangi dari efek dan transformasi keseluruhan.

Beberapa faktor yang mempengaruhi keseimbangan kimia di antaranya sebagai berikut.

1. Perubahan suhu, ini tergantung pada tanda ΔH. Ketika suhu meningkat, konstanta kesetimbangan reaksi eksotermik menurun.

2. Perubahan tekanan, ini terjadi disebabkan dengan adanya perubahan volume. Hal ini dapat mempengaruhi reaksi gas karena jumlah total reakten dan produk gasnya berbeda.

3. Perubahan konsentrasi ststem, ini akan terjadi perubahan komposisi campuran dalam kesetimbangan kimia ketika konsentrasi reaktan atau produk diubah.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement