4. Efek katalis, ini akan mempercepat reaksi untuk mencaoau kesetimbangan kimia lebih cepat. Kehadiran katalis akan memfasilitasi reaksi untuk melalui situasi transisi energi yang lebih rendah dari reaktan ke produk.
5. Pengaruh penambahan gas inert, ini tidak membuat keseimbangan terganggu karena ketika gas inert ditambahkan ke volume konstan, itu tiak akan mengambil bagian dalam reaksi.
Namun, ketika gas yang ditambahkan merupakan reaktan atau produk lainnya yang terlibat dalam reaksi, maka hasilnya akan berubah.
Kesetimbangan kimia ini penting bagi proses dalam bidang industri. Contohnya ketika pembuatan amonia dengan proses haber dan pembuatan asam sulfat melalui proses kontak.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik