Share

Cerita Marcell Menimba Ilmu di Kampus B.J. Habibie, RWTH Aachen University Jerman

Natalia Bulan, Okezone · Selasa 20 September 2022 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 65 2671279 cerita-marcell-menimba-ilmu-di-kampus-b-j-habibie-rwth-aachen-university-jerman-B3BYfbEmRY.jpeg Marcell, mahasiswa UNS yang menimba ilmu di RWTH Aachen University/Dok. UNS

Marcell berhasil lolos program summer school selama tiga pekan pada 3-23 Juli di Rheinisch-Westfälische Technisch Hochschule (RWTH) Aachen University, Jerman.

Dalam kesempatan ini, uns.ac.id mengulas mengenai pengalaman Marcell selama di Jerman.

RWTH Aachen University, Jerman

RWTH Aachen University merupakan salah satu universitas terbaik di Jerman.

Selain itu, Aachen University juga menempati peringkat 165 World University Ranking dan peringkat 30 dunia bidang engineering and technology.

Mantan Presiden Indonesia, B.J. Habibie juga menyelesaikan studi di kampus ini.

Marcell memilih Aachen University sebagai tempat tujuan untuk mengikuti summer school karena Ia mendapat informasi mengenai kampus tersebut dari webinar yang diadakan oleh Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD) Indonesia.

Program yang diikuti Marcell di Aaachen University yaitu Summer School Engineering RWTH Aachen University (Robotics, Communication Networks, and Innovation).

“Nemu programnya pas ikut webinar dari DAAD. Ternyata universitasnya juga cukup terkenal di Indonesia karena salah satu alumnusnya adalah mantan presiden Indonesia, B.J. Habibie. Jadi aku makin tertarik buat ikut program ini,” jelasnya, pada Senin (19/9/2022).

Kegiatan

Kegiatan yang Marcell ikuti berupa summer course yang berfokus pada bidang teknik.

Terdapat beberapa tawaran peminatan, seperti robotik, produksi, bahasa Jerman, dan beberapa pilihan lainnya.

“Aku milih robotik karena menurutku bidang itu bakal dibutuhin atau sangat prospek di masa depan. Nah, di dalam robotik ini juga ada banyak pilihan mata kuliah yang bisa diambil,” terang Marcell.

Beberapa mata kuliah yang Ia ambil antara lain introduction to robotics, robotics systems and kinematics, fundamentals of mechatronic systems engineering, dan information theory and systematic design of communication systems.

Mahasiswa semester tujuh tersebut menjelaskan bahwa kegiatan tersebut berlangsung selama tiga minggu. Pada minggu pertama, terdapat roboproject.

Seluruh mahasiswa yang mengikuti program tersebut ditantang membuat robot dari lego dan diprogram agar dapat melewati challenge atau rintangan yang ada.

“Tantangannya misal harus berhenti ketika ada objek dan dapat berjalan lagi ketika objeknya diambil. Terus juga misal harus ngikutin warna tertentu. Jadi, kita dibagi jadi dua, pertama buat latihan terus hari Jumatnya baru ujian,” imbuhnya.

Pada pekan kedua, Marcell dikenalkan dengan mata kuliah robot industri atau robot lengan. Ia dikenalkan dengan robot yang dapat memindahkan objek dari satu titik ke titik lainnya dengan program komputer.

Setelah itu, dilakukan ujian dalam sebuah simulasi komputer.

“Minggu ketiga, lebih ke teori. Teori pertama tentang mekatronika, kami diajarkan mengenai fundamental mekatronika dari sebuah produk di pasaran. Produknya yaitu vacuum cleaner, jadi dibongkar dan kita jadi tau fungsi dari setiap struktur produk vacuum cleaner. Topik kedua matematika atau probabilitas. Materi terakhir ada komunikasi, lebih ke jaringan komunikasi gitu,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pada hari terakhir diadakan ujian tertulis dan pemberian sertifikat serta perpisahan.

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini