Share

27 Profesor Unpad Sampaikan Tranformasi Indonesia ke Depan, Simak Bocorannya

Arif Budianto, Koran Sindo · Senin 05 September 2022 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 05 65 2661097 27-profesor-unpad-sampaikan-tranformasi-indonesia-ke-depan-simak-bocorannya-tTVVQomuCs.jpg 27 Profesor Unpad sampaikan transformasi Indonesia ke depan/Dok. Unpad

BANDUNG - Sebanyak 27 profesor Universitas Padjadjaran (Unpad) menyampaikan gagasan dan idenya tentang Indonesia Emas 2045.

Pemikiran para Profesor ini disampaikan melalui seri buku “Transformasi Indonesia”.

Tiga seri buku tersebut merangkum 27 tulisan para guru besar Unpad dari berbagai kelompok ilmu.

Buku pertama berjudul “Membangun Manusia yang Memanusiakan” yang ditulis guru besar dari kelompok Sosiohumaniora. Buku kedua berjudul “Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat” yang ditulis guru besar kelompok Kesehatan.

Buku terakhir berjudul “Tata Kelola Sumber Daya Alam Berkelanjutan” yang ditulis guru besar kelompok sains, teknik, dan agrokompleks.

Dalam siaran Kanal Media Unpad, peluncuran seri buku “Transformasi Indonesia” tersebut dilakukan melalui gelar wicara yang menghadirkan tiga penanggap yang editor buku tersebut serta Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas yang juga Wakil Ketua Tim Transformasi Indonesia Dr. Rudy Prawiradinata.

Catatan buku “Membangun Manusia yang Memanusiakan” disampaikan Guru Besar Fakultas Hukum Unpad Profesor Dr. Susi Dwi Harijanti.

Mengawali pembahasan, Profesor Susi berpendapat bahwa pembangunan seyogianya dilakukan untuk manusia, bukan manusia untuk pembangunan.

Karena itu, tulisan dari buku ini menjawab berbagai tantangan melakukan pembangunan yang berdasar pada hak asasi manusia.

“Berbagai cara mengatasi (tantangan), baik secara umum maupun jawaban yang secara spesifik ada di buku ini,” ujarnya.

Sementara catatan buku “Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat” disampaikan Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Profesor Dr. Arlette Setiawan, drg.

Menurut Profesor Arlette, buku ini berangkat dari perlunya membangun manusia berkualitas sebagai sumber daya manusia menyongsong Indonesia Emas 2045.

Kualitas bisa diperoleh salah satunya dari adanya pemerataan kesempatan seluruh masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sebaik-baiknya.

“Buku ini mencoba memetakan permasalahan yang dihadapi di sektor kesehatan agar dapat mendukung inovasi,” tuturnya.

Buku “Tata Kelola Sumber Daya Alam Berkelanjutan” diulas Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Profesor Dr. Zuzy Anna.

Menurut Profesor Zuzy, ada benang merah penting dari buku ini, yaitu mengingatkan akan pembangunan yang berbasis investasi pada sumber daya manusia, ilmu pengetahuan, serta inovasi dan teknologi.

“Ini menjadi tujuan kita bahwa kita ingin bertransformasi dan menyumbangkan pikiran untuk mencapai tujuan keluar dari middle income trap di 2045,” kata Profesor Zuzy.

Menanggapi peluncuran buku tersebut, Rudy Prawiradinata menyambut baik terbitnya seri buku transformasi Indonesia ini.

“Buku Seri Transformasi Indonesia ini merupakan sumbangsih yang berharga untuk pemerintah terutama Kementerian PerencanaanPembangunan Nasional/Bappenas, karena merepresentasikan sumbangsih pemikiran atas kepakaran para guru besar di Universitas Padjadjaran, baik secara konseptual maupun teknis,” ujarnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini