Share

Isu Penghapusan Jalur Mandiri Masuk PTN, Rektor UNS: Tetap Ada dengan Beberapa Catatan

Nur Khabibi, MNC Portal · Jum'at 02 September 2022 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 02 65 2659665 isu-penghapusan-jalur-mandiri-masuk-ptn-rektor-uns-tetap-ada-dengan-beberapa-catatan-19ukCge3xy.jpg Rektor UNS Profesor Dr. Jamal Wiwoho/Istimewa

JAKARTA - Publik dihebohkan dengan adanya kasus korupsi yang melibatkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Diketahui, beberapa waktu lalu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan yang menjaring Rektor Universitas Lampung, Profesor Karomani.

Dalam operasi senyap tersebut, Rektor terlibat dalam tindak pidana korupsi berupa jual beli penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri masuk PTN.

Buntut dari kasus tersebut, Kemdikbud-Ristek berwacana penghapusan jalur mandiri penerimaan mahasiswa baru di PTN.

Hal tersebut dalam rangka perbaikan sistem penerimaan mahasiswa baru yang sudah dikotori praktik korupsi.

Merespons wacana tersebut, Rektor UNS yang sekaligus juga Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia, Jamal Wiwoho menyatakan, penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri tetap ada dengan beberapa catatan. Pertama, adanya tranparansi dan akuntabilitas pada seleksi mandiri yang terus menerus dilakukan.

"Hal ini dalam rangka untuk mewujudkan good university government," kata Jamal dalam Webinar Partai Perindo bertajuk 'Gagasan Penghapusan Penerimaan Mahasiswa dari Jalur Mandiri', Jumat (2/9/2022).

Kedua, ia menyebutkan harus dijaga agar berbasis pada akademik. Belajar dari kasus yang dimaksud, penerimaan mahasiswa baru PTN jalur mandiri tidak boleh dengan komersial yang bertujuan untuk memperkaya diri sendiri/kelompok/golongan.

Selanjutnya, ia meminta pengawasan yang ketat dari kementerian terkait, yakni Kemdikbud-Ristek agar seleksi jalur mandiri tetap ada.

"Ibarat sebuah gudang yang di dalam ada tikusnya, maka tidak perlu gudang itu dibakar untuk mematikan tikusnya, gudang itu cukup diperbaiki saja agar tidak ada tikus-tikus yang masuk, mana kala ada tikus yang masuk atau masuk di dalam gudang ya ditembak saja, seperti apa yang dilakukan oleh KPK," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini