Share

Mahasiswa UNS Sabet Juara 2 sekaligus Medali Emas Bidang Sejarah di Ajang Memory In Cave Competition

Natalia Bulan, Okezone · Jum'at 19 Agustus 2022 11:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 19 65 2650544 mahasiswa-uns-sabet-juara-2-sekaligus-medali-emas-bidang-sejarah-di-ajang-memory-in-cave-competition-RiQAvEC0O9.jpg Rizky Wahyu Perdana/Dok. UNS

SOLO - Rizky Wahyu Perdana, mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil meraih juara 2 dan medali emas biang sejarah guru SMA dan mahasiswa pada ajang Memory In Cave (Move On) Competition 2022.

Move On Competition 2022 adalah kompetisi yang diselenggarakan oleh Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI).

Rizki pun mengungkapkan kesannya memperoleh prestasi besar tersebut.

“Sebelumnya sudah sering mengikuti kompetisi atau ajang perlombaan olimpiade dari POSI, tetapi baru kali ini bisa meraih juara dan posisi yang paling baik. Olimpiade ini melatih daya ingat dan pemahaman kita tentang soal-soal yang diujikan apakah sulit, mudah, atau sedang. Materi yang diajarkan pun sama seperti kurikulum yang ada di sekolah pada umumnya, hanya saja soal yang diujikan banyak berbentuk penerapan dan bersifat higher order thinking skills,” kata Rizki dikutip dari laman resmi UNS, Jumat (19/8/2022).

Berikutnya, Rizki menceritakan prosesnya hingga berhasil meraih juara 2 dan meraih medali emas pada kompetisi yang dilaksanakan secara daring melalui laman member.posi.id pada Senin-Selasa (13-14 Juli 2022) tersebut.

“Memory In Cave Competition dilaksanakan hanya melalui satu tahapan pelaksanaan dan digelar secara daring melalui sarana telepon seluler atau menggunakan laptop yang terhubung ke jaringan internet. Soal yang dikerjakan berbentuk pilihan ganda dan durasi pengerjaan soal memakan waktu 90 menit. Peringkat pemenang ditentukan berdasarkan total nilai. Total nilai ditentukan berdasarkan jumlah jawaban benar dikalikan empat ditambah jumlah jawaban salah dikalikan minus satu. Untuk nilai yang sama, akan ditentukan berdasarkan peserta yang menyelesaikan soal kompetisinya,” jelas Rizki.

Rizki berbagi pesan agar tetap semangat berprestasi dan menekuni potensi sebanyak-banyaknya.

“Tetap semangat dalam berprestasi apapun bidangnya. Geluti dan tekuni terus, serta galilah potensi sebanyak-banyaknya yang kalian mampu. Baik prestasi akademik maupun nonakademik, semua memiliki andil dalam kemampuan soft skill maupun hard skill ketika dibutuhkan di dunia kerja nantinya. Bagi yang belum meraih juara atau penghargaan, harus semangat, karena masih banyak hal yang harus lebih digali untuk menjadi lebih berprestasi ke depannya,” pesan Rizki.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini